Roma Bantai Juventus di Olimpico

Juventus gagal memastikan gelar juara Serie A mereka musim ini usai kandas di tangan AS Roma dengan skor akhir 3-1. Dalam laga yang berlangsung dini hari tadi, Roma berhasil mencegah Bianconeri berpesta lebih awal atas gelar musim ini di hadapan para pendukung mereka di Stadion Olimpico.

Meski berhasil menang, Roma justru sempat tertinggal lebih dulu lewat Mario Lemina. Namun para punggawa Giallorossi segera bangkit dan alhasil sukses membalas dengan tiga gol masing-masing dari Daniele De Rossi, Stephan El Sharawy dan Radja Nainggolan. Berkat kemenangn ini, kini Roma sukses menyalip Napoli dari posisi kedua.

Bagi Juventus, kekalahan dini hari tadi sebenarnya bisa berarti sebuah peringatan untuk tidak lengah meskipun telah memimpin puncak klasemen. Sebab dengan dua pertandingan tersisa, banyak kemungkinan yang bisa terjadi jika Bianconeri lengah. Sebab Roma di posisi dua hanya memiliki selisih dua poin dari mereka.

Sempat Tertinggal Lebih Dulu

Roma Bantai Juventus di Olimpico
Gol Radja Nainggolan yang ‘mengunci’ kemenangan AS Romaa

Bermai di hadapan publik Olimpico, Roma langsung tampil menggebrak sejak babak pertama bergulir. Namun sayang, mereka justru harus tertinggal lebih dulu lewat gol Mario Lemina pada menit 21. Berawal dari umpan panjang Stefano Sturaro, Gonzalo Higuain meneruskan tersebut kepada Lemina yang akhirnnya menyelesaikannya dengan gol.

Keunggulan Bianconeri hanya bertahan tidak sampai lima menit. De Rossi berhasil menyamakan kedudukan empat menit kemudian usai mencocor bola hasil rebound yang ditepis Gianluigi Buffon. Semua berawal dari sundulan Antonio Rudiger yang meneruskan tendangan sepak pojok. Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.

Memasuki babak kedua, Roma semakin gencar menyerang. Alhasil pada menit ke-56 mereka sukses membalikan keadaan lewat gol El Shaarawy. Berawal dari through-pass Nainggolan, Shaarawy melakukan penetrasi ke area pertahanan Juve untuk kemudian melancarkan tembakan ke arah tiang jauh yang dijaga Buffon setelah sebelumnya menyentuh anggota tubuh salah satu pemain Juventus.

Tidak sampai sepuluh menit, Roma menegaskan dominasi mereka atas Si Nyonya Tua lewat gol Radja Nainggolan di menit ke-65. Menerima assist Mohamed Salah, Nainggolan yang lolos dari jebakan offside melepas tembakan yang tak mampu dihadang Buffon menjadi gol. Skor 3-1 untuk kemenangan tuann rumah pun bertahan hingga peluit akhr dibunyikan.

Dua Rekor Baru Tercipta di Laga Roma vs Juve

Daniele De Rossi cetak gol dalam tiga laga terakhirnya secara beruntun
Daniele De Rossi cetak gol dalam tiga laga terakhirnya secara beruntun

Selain come back fantastis AS Roma, ada lagi yang membuat pertandingan di Olimpico menjadi spesial pada dini hari tadi. Hal tersebut adalah rekor gol dalam tiga laga beruntun yang disetak oleh Daniele De Rossi dan Penampilan ke 450 Gianluigi Buffon bersama Juventus di Serie A.

Rekor pribadi tersebut cukup spesial bagi De Rossi, pasalnya sang pemain bukanlah tipikal pemain yag bermain sebagai goal getter, melainkan sebagi gelandang bertahan sebagai penyeimbang tim. Raihan gol De Rossi diawali ketika Roma menyerah 1-3 dari Lazio, lalu ketika mereka menghabisi AC Milan 4-1 serta yang terakhir adalah dinihari tadi.

De Rossi mengaku bahwa performa impresif para punggawa Serigala Ibukota  tidak lepas dari peran para suporter mereka. “Fans bereaksi dengan baik. Saya tak ingin terlihat menyedihkan saat para fans datang ke setiap pertandingan. Ini adalah atmosfer terbaik sepanjang masa. Kami menang untuk mereka dan terima kasih kepada mereka, karena bermain di atmosfer ini memberi anda semangat yang berbeda,” ujar De Rossi.

Sementara itu dari kubu Juve, Buffon juga menambah koleksi caps nya bersama Il Bianconeri. Buffon mencatat penampilannya yang ke 450 di Serie A bersama Si Nyonya Tua. Sejauh ini secara keseluruhan Buffon total telah mengoleksi 618 caps di Serie A (168 Parma, 450 Juventus), terbanyak kedua setelah Paolo Maldini (647 AC Milan). Sementara itu Fransesco Totti tertinggal satu penampilan di bawah Buffon (617 Roma).