Madrid Atau Barca, Siapakah Juara La Liga?

Real Madrid dan Barcelona akan menjalani laga terakhir mereka masing-masing pada Senin, 22 Mei 2017 dini hari nanti. Pertandingan ini merupakan laga pamungkas bagi keduanya, karena selisih poin mereka yang tipis klasemen mempengaruhi klasemen. Real Madrid yang unggul tiga poin hanya membutuhkan hasil imbang untuk bisa mengangkat trofi La Liga musim ini.

Real Madrid yang saat ini bercokol di puncak klasemen sementara dengan koleksi 90 poin dari total 37 pertandingan mengincar hasil kemenangan saat jumpa Malaga senin dini hari nanti. Unggul tiga poin Barcelona yang berada di tempat kedua, minimal hasi imbang harus dicetak El Real. Sebab jika mereka kalah dan Barca sukses mengalahkan Eibar, maka Messi dan kawan-kawan akan menjadi juara.

Sementara itu, persiapan Barcelona jelang menjamu Eibar pada Minggu dini hari nanti sedikit terganggu. Lembaga Anti Doping Spanyol menyambangi markas mereka di Camp Nou. Para pemain Barca diminata untuk menjalani tes doping yang memang diadakan secara rutin ini. Jordi Alba, Denis Suarez, Marc Andre Ter Stegen dan Luis Suarez merupakan pemain yang ditunjuk untuk menjadi sampel pengujian.

Laga Penentuan Jawara La Liga

Neymar diharapkan bisa tampil impresif dalam laga terakhir Barca
Neymar diharapkan bisa tampil impresif dalam laga terakhir Barca

Pertandingan pada senin dini hari nanti akan menjadi penentuan siapakah yang akan menyelesaikan musim kompetisi ini di puncak klasemen. Pertarungan antara Real Madrid dan Barcelona musim ini bisa dibilang cukup ketat. Barcelona yang paada awal musim sempat tampil terseok-seok akhirnya mampu kembali bangkit di tengah musim dan sempat beberapa kali menyalip Madrid di posisi puncak.

Sementara itu Madrid justru kebalikannya, tampil perkasa pada awal-awal musim, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan justru sempat tersandung di pertengahan musim. Banyak yang menduga ini akibat padatnya jadwal mereka di kompetisi eropa, Liga Champions. Sedangkan Barcelona yang terpaksa gugur pada babak perempat final bisa dibilang memiliki keuntungan dari sektor kebugaran para pemainnya.

Los Blancos secara statistik unggul di atas kertas untuk meraih gelar musim ini. Melawan Malaga, mereka hanya membutuhkan hasil seri. Namun faktor bermain di kandang, membuat Malaga tidak bisa ditebak. Bisa saja mereka bermain habis-habisan demi bisa membiarkan klub sekota mereka, Barcelona keluar sebagai juara musim ini. Namun Los Merengues bukanlah tim selemah itu. Pertandingan dipastikan akan berjalan sengit.

Legenda Barcelona, Xavi Justru Unggulkan Madrid

Madrid diunggulkan Xavi untuk menjuarai musim ini
Madrid diunggulkan Xavi untuk menjuarai musim ini

Berbicara mengenai kans kedua raksasa Spanyol tersebut, menarik untuk bertanya pendapat para ahli. Salah satu yang memberikan jawaban menarik adalah mantan pemain sekaligus kapten Barcelona, Xav Hernandez. Xavi yang meninggalkan Barcelona pada 2015 lalu ini mengatakan bahwa secara garis besar bisa dibilang Madrid lebih berpeluang juara dibandingkan dengan mantan klubnya, Barcelona.

Xavi mengungkapkan sanat kecil peluang Barca untuk bisa menyalip Madrid di puncak klasemen. Mantan gelandang asal Spanyol tersebut meyebutkan bahwa situasi saat ini sangat mirip dengan musim 1991-1992. Kala itu Real Madrid kalah pada pekan terakhir dan Barcelona berhasil meraih trofi La Liga. Namun Xavi kembali menegaskan bahwa hal tersebut sangat kecil kemungkinannya untuk terjadi.

“Malaga menjalani musim yang baik di La Liga, namun menang atas Real Madrid sangat sulit. Mereka harus menciptakan keajaiban seperti saat Tenerife mengalahkan Real Madrid dan Barcelona menjadi juara pada tahun 1992. Kemenangan atas Celta Vigo menjadi kunci keberhasilan Real Madrid. Saya harap mereka kalah dari Malaga dan Barcelona menjadi juara. Namun hal tersebut hampir mustahil,” lanjutnya.

Madrid dan Barca Raih Hasil Serupa

Persaingan antara dua raksasa Spanyol untuk memperebutkan gelar juara La Liga musim ini semakin sengit saja. Baik Real Madrid dan Barcelona kini mengoleksi poin yang sama yaitu 87 poin hanya saja Barca unggul dari perolehan selisih gol. Namun dengan keuntungan satu laga yang dimiliki Madrid, Barca sebaiknya berdoa agar Madrid terpeleset.

Pertarungan Los Merengues dan Blaugrana memperebutkan tahta tertinggi kompetisi domestik Spanyol tersebut terasa semakin panas saja. Pasalnya kini kedua tim sama-sama terus meraih hasil positif, dimana kedua tim tersebut hanya tinggal saling menunggu sang rival terpeleset saja. Madrid kemarin menang dari Sevilla, sedangkan Barca berhasil menekuk tuan rumah Las Palmas.

Kita akan menunggu dalam dua laga tersisa, apakah keuntungan satu laga yang dimiliki Real Madrid bisa membawa mereka juara? Ataukah keunggulan selisih gol dari Barcelona yang justru membuat mereka berhasil mengangkat trofi La Liga musim ini? Apakah Madrid akan tersandung? Ataukah Barca yang justru akan terpeleset? Kita tunggu saja nanti.

Madrid vs Sevilla : Free Kick Kontroversial Nacho

Nacho Fernandez sukses mencetak gol lewat tendangan bebas kontroversial
Nacho Fernandez sukses mencetak gol lewat tendangan bebas kontroversial

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Real Madrid tampil cukup dominan. Laga baru berjalan sepuluh menit ketika Nacho Fernandez mencetak gol lewat tendangan bebas kontroversial. Barisan belakan Sevilla belum siap ketika Nacho justru langsung mengeksekusi free kick tersebut. Tiga belas menit kemudian gawang Sevilla yang dijaga Sergio Rico harus kembali kebobolan lewat aksi Cristiano Ronaldo.

Tidak ada lagi gol tercipta di sisa 45 menit babak pertama dan skor 2-0 bertahan untuk Madrid. Empat menit babak kedua berjalan, Stevan Jovetic berhasil mengejar ketinggalan tuan rumah lewat golnya memaksimalkan umpan Vitollo. Akan tetapi belum sempat menambah gol, keunggulan 2-1 tersebut tidak bertahan lama dan Los Blancos kembali menambah keunggulannya.

Aksi Cristiano Ronaldo yang memanfaatkan umpan Toni Kroos sukses membuat kedudukan menjadi 3-1. Tendangan keras kaki kiri Ronaldo pada menit ke-78 tidak mampu dihalau Rico. Sepuluh menit jelang bubar, Kroos menambah pundi gol tuan rumah lewat sontekan manisnya mengubah skor menjadi 4-1. Kemenangan ini pun membuat Madrid berhasil menempel posisi Barcelona di posisi dua.

Las Palmas vs Barcelona : Neymar Hattrick

Hattrick Neymar bawa Barcelona bertahan di puncak klasemen
Hattrick Neymar bawa Barcelona bertahan di puncak klasemen

Di lain tempat, pemimpin klasemen saat ini, Barcelona sukses mempertahankan posisi mereka di puncak. Lionel Messi dan kawan-kawan berhasil mengandaskan perlawanan tuan rumah Las Palmas dengan skor 4-1. Gol Luis Suarez dan hattrick Neymar sukses membuat Barca pulang mengantongi tiga poin dari Stadion Gran Canaria.

Neymar membuka keunggulan Blaugrana saat laga baru berjalan 25 menit. Menerima operan matang dari Suarez, Neymar langsung menyambar bola ke sudut yang tidak bisa dihalau kiper Las Palmas. Tidak mau kalah, Suarez pun juga turut mencatatkan namanya ke papan skor dua menit kemudian. Penyerang Uruguay tersebut mengirim bola loop dengan cantik ke gawang Las Palmas.

Memasuki menit ke-63, Las Palmas berhasil memperkecil ketinggalan mereka lewat gol yang dicetak Pedro Bigas. Namun kedudukan 2-1 tidak bertahan lama, sebab tidak sampai lima menit Neymar kembali menambah gol bagi tim tamu. Memanfaatkan umpan silang Ivan Rakitic, Neymar sukses mananduk bola sekaligus mengubah kedudukan menjadi 3-1 bagi Barcelona.

Lima menit berselang, Neymar berhasil mencatat hattrick dalam pertandingan kontra Las Palmas. Mengejar bola hasil umpan Jordi Alba, Neymar yang menang adu sprint dengan bek Las Palmas hanya perlu menyentuh bola sedikit untuk memperdaya kiper. Bola pun berubah arah dan dengan dramatis berhasil masuk ke gawang tuan rumah sekaligus mengunci kemenangan Blaugrana menjadi 4-1.