Gol Isco Kubur Mimpi Atletico Untuk ke Final

Real Madrid gagal mencatat kemenangan pada pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions. Meski begitu, Los Merengues tetap memastikan tempat mereka di final berkat keunggulan agregat 4-2. Isco Alarcon menjadi pahlawan El Real dengan gol nya yang membuat mental Atletico Madrid jatuh.

Berstatus sebagai tuan rumah, Atletico Madrid sebenarnya tampil cukup dominan dalam laga Derby Madrid kemarin. Bahkan dalam 15 menit pertama Los Rojblancos berhasil unggul 2-0 lebih dahulu. Hanya saja, sang rival sekota lebih beruntung berhasil mencetak gol tambahan yang membuat selisih skor agregat semakin melebar.

Sementara itu, bagi Real Madrid ini merupakan ke 15 kalinya mereka berhasil mencapai babak final kompetisi paling bergengsi di eropa tersebut. Dan jika berhasil, maka ini merupakan gelar Liga Champions ke 12 bagi tim yang berjuluk Los Blancos tersebut.

Atletico Mengejutkan di Babak Pertama

Saul Niguez buka keunggulan tuan rumah
Saul Niguez buka keunggulan tuan rumah

Bermain di hadapan para pendukungnya, Atletico tampil menggebrak sejak peluit babak pertama dibunyikan. Pertandingan berlangsung cukup panas dan bahkan Saul Niguez sukses membuka keunggulan saat laga berjalan 12 menit. Memanfaatkan sepak pojok Koke, sundulan Saul tak mampu dibendung Keylor Navas.

Memasuki menit ke-15, petaka kembali menimpa kubu Madrid. Atletico mendapat hadiah penalti usai Fernando Torres dijatuhkan Raphael Varane di kotak penalti. Antoine Griezmann yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Tuan rumah memimpin dengan skor 2-0.

Real Madrid berhasil memanfaatkan kelengahan tuan rumah pada menit 42. Berawal dari aksi brilian Karim Benzema yang sukses mengecoh tiga pemain Atletico, Benzema mengirim bola ke depan gawang. Jan Oblak masih bisa menggagalkan tembakan Toni Kroos, namun dengan sigap Isco langsung menyambarnya.

Kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah. Ini sekaligus membuat ageregat skor menjadi 4-2 bagi Real Madrid. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan hanya harus menjaga hasil ini agar jangan sampai kembali kebobolan. Dan terbukti strategi mereka berhasil.

Kiper Keylor Navas tampil di sepanjang sisa laga dan juga sukses menggagalkan beberapa peluang matang yang didapat Griezmann dan kawan-kawan. Skor 2-1 pun bertahan hingga laga usai. Dan atas hasil akhir ini, Madrid pun memastikan diri lolos ke final untuk bertemu Juventus yang telah lebih dulu lolos.

Keajaiban Benzema Ubah Alur Pertandingan

Aksi ajaib Benzema yang engubah alur pertandingan
Aksi ajaib Benzema yang engubah alur pertandingan

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Vicente Calderon tersebut, Karim Benzema berhasil menunjukan permainan mengagumkan yang sekaligus membuat Madrid berhasil lolos. Performa Benzema tersebut pun mengundan banyak komentar positif, salah satunya dari rekan setimnya, Marcelo.

“Karim banyak membantu kami dengan magisnya dan kami amat bahagia bisa lolos. Kami sangat bahagia. Di atas lapangan ini, para fans amat penting. Saya berharap mereka terus mendukung kami, karena mereka akan membantu permainan kami.” ujar pemain belakang asal Brasil tersebut.

Ditanyakan perihal aksi ajaibnya melewati tiga pemain Atletico tersebut, Benzema pun memberikan komentarnya kepada media setempat:

“Saya sendirian dan kemudian ada tiga bek yang menghampiri saya. Kemudian saya mencoba melakukan gerakan tersebut dan berhasil. Saya tidak suka melakukan tandukan, jadi saya coba mengontrol bola dan mampu memberikan umpan,” tutur Benzema.

“Semua orang terlibat dalam keberhasilan ini, dan ini amat penting di tim besar. Inilah yang kami butuhkan, setiap pemain memberikan respon. Kami sudah melakukannya sejak awal musim dan terus seperti ini.” lanjut penyerang asal Perancis tersebut.

Madrid akan menghadapi Juventus di partai puncak yang akan dimainkan di Cardiff pada 24 Mei mendatang. Menanggapi hal tersebut, Benzema mengaku akan berjuang sekuat tenaga untuk menghadapi wakil Italia tersebut.

“Kami tahu seperti apa Juventus. Mereka tim hebat. Jika mereka masuk final, bukan karena mereka tak melakukan apapun. Mereka punya banyak pemain hebat. Namun kami akan coba menang di final nanti.” tambah pria berkepala plontos tersebut.

Juve Pastikan Tempat di Final UCL

Juventus memastikan diri sebagai tim pertama yang mencapai Final Liga Champions musim ini. Il Bianconeri mengklaim tempatnya di final usai menyudahi perlawanan AS Monaco dengan skor akhir 2-1 (agregat 4-1). Dua gol Si Nyonya Tua dicetak oleh Mario Mandzukic dan Dani Alves, sementara gol hiburan Monaco dicetak oleh Kylian Mbappe.

Skuad asuhan Massimiliano Allegri tampil dengan kepercayaan diri penuh pada dini hari tadi. Pasalnya selain bermain sebagai tuan rumah, Paulo Dybala dan kawan-kawan telah memiliki modal kemenangan 2-0 dalam leg pertama di kandang Monaco. Terbukti lewat dominasi tuan rumah yang sukses meredam permainan para punggawa Monaco.

Monaco memang tidak berhasil membalas kekalahan mereka di leg pertama dini hari tadi. Ini membuat mereka mengakui bahwa Juve memang lebih layak berada di final. Meski begitu, ada kejadian tidak mengenakan yang melibatkan salah satu pemain mereka yaitu Kalim Glik. Pemain yang merupakan hater sejati Juventus ini mewarnai pertandingan dengan sejumlah konflik.

Satu Gol dan Assist dari Alves

Ekspresi Dani Alves dan Mario Mandzukic merayakan gol pertama Juventus
Ekspresi Dani Alves dan Mario Mandzukic merayakan gol pertama Juventus

Berniat untuk mengejar ketinggalan mereka pada leg pertama, Monaco tampil menyerang sejak awa pertandingan. Akan tetapi rapatnya barisan pertahanan Juventus membuat serangan wakil Perancis tersebut belum bisa memecah kebuntuan. Juve mulai membalas serangan Monaco seiring serangan mereka yang mengendur usai 15 menit pertama.

Dari sekian banyak serangan yang dilepaskan Si Nyonya Tua, baru pada menit ke-33 Juventus berhasil membuat Juventus Stadium pecah. Menanduk bola hasil umpan Dani Alves, sundulan Mandzukic sempat dihalau kiper Monaco, Danijel Subasic. Akan tetapi dengan sigap Mandzukic berhasil menyambar bola tersebut dan kemudian memecah kebuntuan bagi tuan rumah.

Jelang babak pertama usai, Dani Alves sukses memperlebar keunggulan tuan rumah. Berawal dari tembakan Paulo Dybala, Subasic berhasil mementahkannya. Dani Alves yang berada dalam posisi bebas, secara reflek langsung menyambar bola tersebut. Kiper yang tidak siap tidak berhasil menghalau tembakan Alves untuk membuat kedudukan menjadi 2-0.

Berhasil mempertahankan keunggulannya, pertahanan Juventus akhirnya tembus juga. Adalah aksi Kylian Mbappe yang sukses membobol gawang Gianluigi Buffon usai menyambar umpan dari Joao Moutinho. Skor 2-1 pun berakhir hingga wasit meniup peluit panjang. Juventus pun lolos ke final dengan agregat skor 4-1.

Sepak Terjang Glik Sang Hater Juve

Gonzalo Higuain yang meringis usai diinjak oeh Kamil Glik
Gonzalo Higuain yang meringis usai diinjak oeh Kamil Glik

Tensi pertandingan yang cukup tinggi dalam babak semifinal memang sangat wajar. Apalagi dalam kompetisi sekelas Liga Champions, sudah bawaan alam sepertinya jika kedua tim tampil dengan sangat panas. Akan tetapi, hal tersebut terkadang ternoda dengan tingkah laku pemain yang terkadang berlebihan. Seperti dalam laga Juventus vs Monaco pada dini hari tadi.

Adalah perilaku bek Monaco, Kamil Glik yang menunjukan tindakan tidak terpujinya di sepanjang pertandingan. Beberapa kali sang pemain tertangkap kamera melakukan tindakan yang tidak sepatutnya dilakukan. Seperti saat menginjak lutut Gonzalo Higuain misalnya, atau ketika menjatuhkan Mario Mandzukic dan kemudian menginjak sepatu dari Alex Sandro.

Kelakuan Glik memang tidak mengherankan, mengingat bek Polandia tersebut merupakan mantan kapten Torino yang notabene merupakan rival sekota Juventus. Dan ditambah lagi, Glik juga secara terbuka pernah menyatakan bahwa dirinya sangat membenci Juventus. Hal ini terlihat pada postingan media sosial Glik yang terlihat sebelum laga Juventus kontra Monaco.

Track record Glik selama dirinya bermain untuk Torino juga bisa dibilang cukup bikin meringis. Pria Polandia tersebut pernah melakukan pelanggaran yang sangat berbahaya terhadap Emanuele Giaccherini dalam laga Derbi Turin. Dan yang membuat publik tidak habis pikir, Glik dengan bangganya memposting foto ketika dirinya melakukan tekel tersebut.